BeritaDaerahPangkalpinangPemkot Pangkalpinang

Wali Kota Lepas Pengiriman Perdana Dodol Nanas, UMKM Pangkalpinang Bidik Pasar Nasional

“Hari ini kita launching bersama Wali Kota Pangkalpinang. Harapannya dodol nanas ini dapat menjadi oleh-oleh khas Pangkalpinang, khususnya dari kawasan Tua Tunu,” ujarnya.

Ade menambahkan, keberhasilan tersebut tidak akan berhenti di lingkungan Lapas. Ke depan, pengembangan produksi akan dilakukan melalui kolaborasi dengan rumah produksi masyarakat sehingga kapasitas produksi dapat memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.

“Awalnya memang dari Lapas Kelas IIA. Namun selanjutnya kita akan berkolaborasi dengan rumah produksi masyarakat. Tidak mungkin kita mengolah sendiri jika permintaan semakin besar,” jelasnya.

Selain pelepasan produk UMKM, kegiatan juga dirangkaikan dengan penanaman cabai, semangka, dan sejumlah tanaman produktif lainnya sebagai bagian dari Program Ketahanan Pangan. Program tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dan Lapas Kelas IIA Pangkalpinang dalam mendukung pemanfaatan lahan produktif sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Pangkalpinang turut didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas PMPTSP, Kabag Pemerintahan, serta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.

Baca juga  Pertalite Langka di Pangkalpinang, Warga Panik Cari BBM

Peluncuran dodol nanas ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya lebih banyak produk unggulan berbasis potensi lokal yang mampu menembus pasar nasional. Pemerintah Kota Pangkalpinang juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses pasar bagi UMKM, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat perekonomian daerah melalui kolaborasi lintas sektor.

Dengan keberhasilan pengiriman perdana ke Jawa Barat, harapan besar kini tertuju pada Dodol Nanas Tua Tunu untuk berkembang menjadi ikon kuliner sekaligus oleh-oleh khas Pangkalpinang yang dikenal masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan