Hadapi Defisit Anggaran, Pemprov Babel Genjot PAD dan Dorong Perusahaan Beli BBM dari Penyalur Resmi

Salah satu sektor yang menjadi perhatian dalam peningkatan PAD adalah Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). Pemerintah Provinsi Babel mendorong perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Bangka Belitung agar membeli kebutuhan bahan bakar melalui penyalur resmi di daerah sehingga kontribusi pajaknya dapat masuk ke kas daerah.
Selain itu, Pemprov Babel juga menekankan pentingnya pemetaan potensi pendapatan secara lebih akurat serta penguatan pengawasan di lapangan agar target penerimaan daerah dapat tercapai secara optimal.

Di hadapan para kepala perangkat daerah dan Kepala UPT Bakuda kabupaten/kota, Fery meminta seluruh jajaran untuk meningkatkan koordinasi, memperkuat kinerja, serta mengidentifikasi setiap potensi pendapatan yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Saya meminta kepada seluruh jajaran Badan Keuangan Daerah dan UPT di kabupaten/kota untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat koordinasi, dan melakukan pemetaan potensi PAD secara lebih akurat. Setiap potensi yang ada harus diidentifikasi, dicatat, dan dikelola dengan baik agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya digitalisasi dalam sistem pelayanan dan pemungutan pendapatan daerah. Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi dapat meningkatkan efisiensi, memperkuat pengawasan, serta meminimalkan potensi kebocoran pendapatan.
Melalui penguatan sektor pendapatan, pemanfaatan teknologi digital, serta pengelolaan anggaran yang lebih efektif, Pemprov Babel optimistis mampu menjaga stabilitas fiskal daerah sekaligus memastikan pelayanan publik dan program pembangunan tetap berjalan secara berkelanjutan untuk masyarakat Bangka Belitung.




