Yogi Maulana Serap Aspirasi Warga Bedengung dan Tanjung Labu, Fokus Perbaikan Infrastruktur hingga Kesejahteraan Nelayan

Dalam kegiatan tersebut, Yogi Maulana turut melibatkan dan berkoordinasi dengan dinas terkait seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum agar setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat langsung ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Yogi juga menyerap berbagai masukan terkait program nasional dan penguatan ekonomi desa. Di Desa Tanjung Labu, masyarakat menyampaikan bahwa program MBG serta Koperasi Desa Merah Putih masih belum tersedia, sementara sejumlah sekolah di Kecamatan Lepar dinilai membutuhkan perhatian lebih agar pemerataan pelayanan pendidikan dapat dirasakan seluruh masyarakat kepulauan.
Yogi Maulana menilai, pembangunan desa tidak boleh hanya terpusat di wilayah perkotaan, melainkan harus menyentuh daerah-daerah kepulauan dan pesisir yang menjadi wajah penting Bangka Selatan.
“Kemajuan daerah tidak boleh meninggalkan masyarakat pesisir dan kepulauan. Anak-anak harus mendapatkan pendidikan yang layak, nelayan harus mendapat dukungan yang memadai, dan desa harus memiliki infrastruktur yang baik agar masyarakat bisa tumbuh dan sejahtera bersama,” ujarnya.
Reses tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai menghadirkan wakil rakyat muda yang aktif turun langsung mendengar kebutuhan warga. Kehadiran Yogi Maulana di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi jembatan aspirasi sekaligus mendorong percepatan pembangunan yang merata di Bangka Selatan.(yak)
