Bawaslu Bateng Ikuti Kick Off P2P, Siapkan Pengawas Partisipatif Menuju Pemilu 2029

Lolly menjelaskan, pelaksanaan Kick Off P2P yang dipusatkan di Kabupaten Tangerang bukan tanpa alasan. Berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu yang dikeluarkan Bawaslu, Kabupaten Tangerang masuk kategori rawan tinggi sehingga membutuhkan penguatan kolaborasi seluruh pihak agar potensi kerawanan dapat dimitigasi sejak dini.
“Seringkali masyarakat menganggap Pemilu 2029 masih jauh, buat apa Bawaslu bikin Kader Pengawas Partisipatif. Padahal kalau kita mengacu pada Undang-Undang Pemilu, maka tahun depan itu sudah masuk tahapan Pemilu. Kenapa, karena sesuatu yang jauh itu nyatanya dekat,” katanya.
Sementara itu Anggota Bawaslu Bateng, Muhammad Tamimi menyampaikan bahwa Pendidikan Pengawas Partisipatif menjadi langkah penting dalam memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pengawasan demokrasi.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir kader-kader pengawas partisipatif yang mampu menjadi mitra strategis Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi, khususnya di Bateng. Pengawasan partisipatif sangat penting untuk mencegah potensi pelanggaran sejak dini,” ujar Tamimi. (*).




