Bangka BaratBeritaDaerah

Viral Kapal Drakula, Nama Udin dan Akim Muncul dalam Pusaran BBM Ilegal di Mentok

Keberadaan wadah raksasa ini diduga kuat berfungsi sebagai bunker penyimpanan sementara untuk menampung ribuan liter solar ilegal sebelum diselundupkan ke daratan melalui akses dermaga nelayan tersebut.

Selain tedmon, tampak pula selang berukuran besar yang melingkar di sekitar wadah penampung tersebut. Selang-selang itu diduga digunakan untuk memindahkan minyak dari kapal tanker ke tedmon, sekaligus sebagai jalur distribusi BBM dari kapal kayu menuju daratan.

“Kire kapal nelayan ne, rupe e kapal solar kayak disini ni. Luar biase bahan bakar yang masuk pelabuhan,” tulis Alfani dalam unggahan videonya di media sosial.

Ia juga menyinggung dugaan praktik distribusi solar yang berlangsung cukup lama di kawasan tersebut.

“Kira-kira siapa yang dirugikan dengan kapal drakula penghisap dan penyembur BBM solar. Dak kaleng-kaleng lah tahunan, kata aktivitas nelayan di jembatan jeti. Artie solar bebas gas, dak bebas patut dapat bintang,” tulisnya lagi dalam unggahan tersebut.

Baca juga  Menjelang Idul Fitri, PT Timah Serahkan Bantuan Paket Sembako Untuk Warga Bangka Barat

Saat dikonfirmasi tim redaksi, Sabtu (07/03/2026) sekitar pukul 13.36 WIB, Alfani yang juga Ketua LSM Gempar mengaku menemukan keberadaan kapal tersebut secara tidak sengaja saat berolahraga pagi di sekitar kawasan jeti nelayan Mentok.

“Dak tau tu punye siape. Kebetulan agik joging, liat orang mukat. Terus liat nelayan ikan, cuman aneh kapal tu ade di situ,” ujar Alfani.

Menurutnya, selama ini pihaknya memang kerap mendengar informasi dari nelayan terkait dugaan adanya kapal yang membawa solar masuk ke kawasan pelabuhan.

“Hanya kite dengar sering ade dugaan solar masuk pelabuhan, namun kapalnya kenapa ada di jeti nelayan,” katanya.(Tim)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan