Aliansi Umat Islam Babel Datangi DPRD, Sampaikan Sikap Terkait Isu Palestina

-
Mendesak Presiden meninjau keanggotaan Indonesia di Board of Peace (BoP).
Aliansi menilai keikutsertaan Indonesia perlu dikaji ulang agar tetap sejalan dengan amanat konstitusi dalam menentang segala bentuk penjajahan. -
Menolak pengiriman TNI jika berada di bawah komando asing.
Mereka menyatakan kekhawatiran apabila keterlibatan personel TNI dalam misi tertentu berada di bawah kendali negara lain. -
Mendorong peninjauan hubungan diplomatik dan kerja sama dagang.
Aliansi menyerukan evaluasi hubungan dengan pihak-pihak yang dinilai terlibat dalam konflik. -
Mengajak solidaritas dunia Islam.
Tokoh umat menyerukan persatuan negara-negara Muslim dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina.
Perwakilan aliansi dalam pernyataan tertulisnya menyampaikan bahwa perdamaian harus diwujudkan dengan prinsip keadilan dan penghentian penjajahan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya menyatakan pihaknya menghargai dan menerima masukan dari para tokoh agama dan masyarakat.
“Kami menerima aspirasi ini sebagai bagian dari penyampaian pendapat masyarakat. DPRD akan meneruskan pernyataan sikap ini kepada pemerintah pusat sebagai bentuk representasi suara masyarakat Bangka Belitung,” ujarnya.
Audiensi berlangsung tertib dan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan serta perdamaian bagi rakyat Palestina. Para tokoh menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan dan solidaritas umat terhadap konflik yang masih berlangsung.




