Salurkan KUR ke 200 Debitur Baru se-Babel, Gubernur Hidayat: Jadikan KUR sebagai Jembatan Menuju Kemandirian Ekonomi

“Pinjaman ini bukan beban, melainkan amanah untuk tumbuh bersama. Jadikan KUR sebagai jembatan menuju kemandirian ekonomi,” pesannya.
Gubernur Hidayat dalam kesempatan itu berterima kasih kepada seluruh bank penyalur, atas sinergi dan dukungannya dalam menyukseskan program nasional ini.
Adapun lembaga yang menyalurkan KUR di Babel meliputi Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BSI, Bank BTN, Bank Sumsel Babel, Bank Sumsel Babel Syariah dan Pegadaian.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto yang diwakili oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan apresiasi kepada Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, atas capaian alokasi 60 persen kredit KUR ke sektor produksi.
“Capaian sektor produksi ini sudah di atas 50 persen, dan diharapkan tahun depan bisa mencapai 65 persen. Saya juga bangga karena kredit macet penerima KUR relatif rendah, yakni di angka 2,28 persen, dibandingkan 4,55 persen untuk non-KUR,” ungkap Airlangga.
Airlangga menambahkan, program KUR diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah Indonesia, termasuk sektor pertanian, pekerja padat karya, pekerja migran dan perumahan, sehingga pemerataan ekonomi tidak hanya terpusat di Pulau Jawa.
“Kami meminta pemerintah daerah aktif mengumpulkan data calon debitur dan memberikan pendampingan kepada masyarakat agar penyaluran KUR lebih tepat sasaran,” pungkasnya.




