Bayi 11 Bulan Meninggal Di RSBT, Diduga Akibat Penanganan Lambat Hingga Anaknya Meninggal

PANGKALPINANG, INLENS.id – Ayi, seorang ibu terlihat histeris saat mengengetahui anaknya yang masih berusia 11 bulan meninggal dunia di Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT), Pangkalpinang.
Dalam video yang diterima Tim JMSI Babel, terdengar Ayi memprotes karena lambanya perawat rumah sakit dalam merespon panggilan orang tua pasien.
Menurut Ayi, dia telah memencet bel berulang kali di ruangan rumah sakit tempat anaknya dirawat namun tidak satupun perawat yang merespon.
“Kalian sengaja tidak menghiraukan waktu saya panggil. Tidak satupun yang datang, perawat rumah sakit ini, saat saya perlukan. Sudah berkali-kali saya pencet tombol itu, tapi tak ada yang datang, perawat rumah sakit timah ini. Apa gunanya tombol,”ujar Ayi.
Ayi menceritakan, anaknya sempat mengalami gejala diare dan demam, hingga kemudian dibawa ke rumah sakit.
“Semalaman aku masuk rumah sakit. Anak cuma berak-berak, mencret. Sudah itu dibawa ke ruangan. Impusnya lepas, ku minta pasang (infus), tak dipasang sama mereka. Malam-malam panas tinggi, ku panggil perawat, ku pencet tombol darurat, tapi tak ada yang datang. tidak siapa ngerti, yuk? Dak siapa ngerti anakku, yuk,”kata Ayi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RSBT Pangkalpinang belum memberikan klarifikasi resmi. Wartawan masih berupaya menghubungi pihak rumah sakit untuk mendapatkan penjelasan.




