Polresta Pangkalpinang Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu Ulang Walikota Lewat Operasi Mantap Praja Menumbing 2025

Dalam kegiatan ini, Polresta Pangkalpinang menurunkan total 427 personel untuk pengamanan penuh, dengan 250 personel di antaranya diterjunkan langsung dalam simulasi guna menguji kesiapsiagaan di lapangan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Pangkalpinang, para pimpinan Forkopimda, perwakilan KPU dan Bawaslu, serta stakeholder lainnya. Mereka menyaksikan langsung skenario lapangan, mulai dari pengamanan kotak suara, penanganan massa, hingga alur digitalisasi hasil pemungutan lewat SIMPAMKOTA.
AKBP Rendra juga menekankan pentingnya keterhubungan semua elemen yang terlibat.
“Koordinasi dan komunikasi adalah kunci. Kami berharap seluruh stakeholder mampu menjaga kontak yang baik agar kegiatan ini tidak hanya berjalan lancar, tapi juga menjadi preseden baik dalam pelaksanaan pemilu di masa depan,” ujarnya.
SIMPAMKOTA sebagai sistem informasi pemungutan dan penghitungan suara berbasis digital juga turut disimulasikan dalam giat ini. Tujuannya adalah memastikan bahwa seluruh proses dari TPS ke pusat data dapat dipantau secara real-time, transparan, dan minim celah kecurangan.
Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat yang menyaksikan langsung jalannya simulasi. Semangat kolaboratif antar-institusi dianggap sebagai kekuatan utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap demokrasi lokal, khususnya di tengah dinamika pemilihan ulang. (yak)




