Pj Sekda Babel Hadiri Rakor Tata Kelola Kemitraan Jasa Penambangan Timah

Sementara itu, Direktur Pengembangan Usaha PT Timah Tbk, Dicky Octa Zahriadi, menekankan bahwa rakor ini bertujuan untuk memperbaiki tata kelola pertambangan timah agar lebih baik dan sesuai dengan regulasi. Dengan adanya aturan yang lebih jelas, diharapkan tidak lagi terjadi penyimpangan yang dapat merugikan pemerintah.
“Rapat ini merupakan upaya kami untuk bermitra dengan masyarakat dalam jasa penambangan timah. Kami ingin memastikan bahwa kegiatan ini dapat dipertanggungjawabkan dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujar Dicky.
Ia juga menyoroti masih maraknya aktivitas penambangan ilegal di beberapa wilayah di Babel. Oleh karena itu, PT Timah ingin membangun kemitraan dengan masyarakat, karena perusahaan tidak dapat mengelola pertambangan sendirian tanpa melibatkan masyarakat setempat.
Diskusi dalam rakor ini berlangsung cukup alot, mengingat kabupaten-kabupaten di Babel masih mengandalkan sektor pertambangan sebagai penggerak utama ekonomi daerah. Diharapkan, melalui kerja sama yang lebih terarah dan berbasis regulasi, industri timah di Babel dapat dikelola dengan lebih baik dan memberikan manfaat maksimal bagi semua pihak.




