
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk langsung mengakses hotline Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 atau WhatsApp di 08111129129. Layanan ini bersifat rahasia, gratis, dan tersedia 24 jam. Selain itu, pengguna juga bisa mengakses hotline Darurat Medis 119 melalui aplikasi.
Kolaborasi Antarkementerian
Peluncuran fitur ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan, ke DTO Space pada Oktober 2024. Dalam kunjungan itu, dibahas potensi integrasi layanan antarkementerian melalui digitalisasi.
“KemenPPPA mendorong perempuan dan anak untuk mengunduh SATUSEHAT Mobile karena banyak fitur bermanfaat di dalamnya, termasuk untuk kesejahteraan dan kesehatan ibu dan anak,” kata Veronica.
Peningkatan Kapasitas Penanganan Kekerasan
Upaya menekan angka kekerasan juga diperkuat dengan pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di 258 kabupaten/kota dan 34 provinsi. UPTD PPA bertugas menangani laporan, memberikan pendampingan, serta menyediakan rumah aman bagi korban.
Selain itu, Polri telah memperkuat penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan membentuk Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak (PPA) serta Pidana Perdagangan Orang (PPO). Direktorat ini dipimpin oleh Brigjen Pol Desy Andriani, seorang jenderal polwan dengan latar belakang psikologi.
Menuju Masa Depan yang Lebih Aman
Peluncuran fitur ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk mengurangi kasus kekerasan, memberikan akses mudah bagi korban, dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi perempuan dan anak. Pemerintah optimistis, dengan kolaborasi teknologi, kelembagaan, dan masyarakat, kasus kekerasan dapat ditekan secara signifikan.




