Pemkot Pangkalpinang Bersinergi dengan PLN Atasi Bahaya Pohon Tumbang

Selain itu, Budi Utama mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan dan cuaca ekstrem yang terjadi di awal tahun 2025. Keamanan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang, Bartholomeus Suharto, menyebutkan bahwa saat ini terdapat sekitar 4.800 pohon yang perlu mendapat perhatian. Beberapa titik lokasi yang akan menjadi prioritas pemangkasan antara lain di Jalan Taman Sari, Jalan Sudirman dekat Pujako, Jalan Solihin mengarah ke Kodim 0413 Bangka, hingga Jalan Mentok. “Kami mulai besok, dan tim yang dibentuk akan menghitung serta memulai pemangkasan pohon di lokasi-lokasi tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Manager PT PLN UP 3 Bangka, Muhammad Isra, menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung sepenuhnya pelaksanaan pemangkasan pohon ini. PT PLN UP 3 Bangka telah menyiapkan empat tim yang masing-masing dilengkapi dengan kendaraan operasional. “Kami mengakui selama ini kekurangan kendaraan untuk pengangkutan sampah, namun dengan adanya sinergi ini, kami berharap bisa mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk kendaraan pengangkut sampah bekas pemangkasan,” kata Isra.
Isra juga menambahkan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan untuk menambah jumlah tim jika diperlukan untuk mempercepat proses pemangkasan dan pemindahan sampah dari lokasi ke tempat pembuangan akhir. Sinergi antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dan PT PLN UP 3 Bangka ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman, terutama di musim hujan yang sering kali memicu bahaya pohon tumbang.




