Pemkab Bateng Kembangkan Smart Fisheries Village

Sementara itu, Sekretaris BPPSDM-KKP RI, Dr. Rudi Alex Wahyudin, S.Pi., M.Si mengatakan program SFV di Desa Kurau Barat ini merupakan salah satu implementasi atau bukti nyata dari penerapan blue economy.
“Penerapan blue economy sangat terlihat di sini, menyeimbangkan antara lingkungan dan ekonomi, serta menjadikan ekologi sebagai panglima, jadi ekosistemnya terjaga, ekonominya bergeliat, dan rakyatnya sejahtera. Tetap lanjutkan untuk kemakmuran bersama,” ujar Rudi.
Ia berharap agar masyarakat memiliki awareness untuk menjaga mangrove.
“Bila perlu kawasan mangrove ini diperluas lagi sehingga komoditas penting yang ada tetap terjaga yang kemudian menjadi modal dasar untuk pengembangan ekonomi, budidaya, dan juga bisa diversifikasi. Pada akhirnya semua berdaya, dan masyarakat tentunya sebagai pengelola utama disini, jadi sinergi dan kolaborasi adalah kunci untuk kesuksesan kita,” imbuhnya.
Yasir selaku Ketua Pokdakan Gempa 01, Desa Kurau Barat mengungkapkan rasa syukur karena Desa Kurau Barat dapat dipercaya untuk menjadi daerah percontohan SFV dengan Munjang Mangrove sebagai lokasinya.
Ia juga mengatakan temu lapang SFV ini menjadi ajang silaturahmi serta diskusi dari pemerintah pusat, daerah hingga nelayan serta pembudidaya di Desa Kurau Barat.
Baca juga Cegah DBD, Gotong Royong Jadi Kegiatan Rutin Pemkab Bateng
“Alhamdulillah, Desa Kurau Barat diresmikan sebagai SFV atau Desa Perikanan Cerdas dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dengan beberapa kegiatan di antaranya adalah budidaya air payau, kepiting bakau, nila salin, hingga kakap putih dengan konsep ramah lingkungan serta silviofishery. Hasilnya sendiri saat ini sudah diolah menjadi menu dari makan bergizi gratis di Desa Kurau Barat,” tutur Yasir.
Turut hadir yakni Forkopimda Bangka Tengah, Plt. Sekretaris Daerah Bangka Tengah, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Babel, Perwakilan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Babel, Perwakilan Dinas Kehutanan Babel, Staf Ahli, Asisten, dan Kepala OPD Bangka Tengah, serta Penyuluh Perikanan Kabupaten Bangka Tengah.
Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah




