Inovasi Wisata Bukit Peramun Tarik Minat Wisatawan

Penamaan Peramun itu sendiri berasal dari kata peramu atau ramu atau peramuan, yang muncul karena tradisi masyarakat zaman dulu secara turun temurun menjadikan wisata ini sebagai tempat tumbuhnya beraneka ragam tumbuhan lokal yang yang bermanfaat sebagai obat-obatan herbal. Tempat meramu obat-obatan herbal yang dilindungi secara adat masyarakat setempat.
Terdapat 147 jenis flora yang telah diidentifikasi di hutan Bukit Peramun. Dari jumlah tersebut terdapat jenis tumbuhan penting, seperti jenis pulai [Alstonia sp.], gaharu [Aquilaria malaccensis], ulin [Eusideroxylon zwageri], balau merah [Shorea belangeran], karai [horea ovalis], dan Vatica sumatrana.
Sementara satwa langka, ada mentilin [Cephalopachus bancanus bancanus] yang merupakan Fauna Identitas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, rusa sambar [Cervus unicolor], kijang [Muntiacus muntjak], serta 24 jenis burung.
Sumber : Diskominfo Babel




