Berita

Kumpul Pemuda di Pesantren, KNPI Babel Desak APBD Lebih Berdampak bagi 490 Ribu Pemuda

BANGKA, INLENS.id — Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Bangka Belitung menjadi momentum bagi Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Babel untuk menyoroti arah pembangunan dan kebijakan anggaran kepemudaan di daerah.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPD KNPI Babel, Zamzami, saat membuka kegiatan “Kumpul Pemuda – Pemuda Yantri” di Pondok Pesantren Nurul Ihsan Baturusa, Desa Batu Rusa, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Senin (26/10/2026).

Kegiatan yang diinisiasi DPD KNPI Babel tersebut diikuti ratusan peserta dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98.

Zamzami mengatakan, pemilihan Pondok Pesantren Nurul Ihsan Baturusa sebagai lokasi kegiatan memiliki makna tersendiri. Menurutnya, pesantren merupakan salah satu ruang penting dalam pembentukan karakter generasi muda yang memiliki ilmu, iman dan akhlak.

“Kami sengaja menggelar Kumpul Pemuda ini di Ponpes Nurul Ihsan Baturusa. Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda hebat itu lahir dari pesantren. Pemuda Yantri adalah simbol pemuda yang santri, pemuda yang tidak melupakan agama dan tidak kehilangan nasionalismenya. Ini adalah benteng kita menjaga Babel dan NKRI,” tegas Zamzami.

Singgung Sejarah Perjuangan Pesantren

Dalam kesempatan tersebut, Zamzami juga mengingatkan bahwa pesantren memiliki sejarah panjang dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Ia menyinggung Resolusi Jihad yang dicetuskan KH Hasyim Asy’ari bersama para ulama Nahdlatul Ulama (NU) pada 22 Oktober 1945 di Surabaya.

Resolusi tersebut menjadi seruan kepada umat Islam untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman penjajahan.

Menurut Zamzami, sejarah tersebut menunjukkan bahwa kaum santri dan pesantren tidak dapat dipisahkan dari perjalanan bangsa. Karena itu, generasi muda saat ini juga harus memiliki semangat kebangsaan sekaligus kemampuan menghadapi tantangan zaman.

Jangan Hanya Bangun Infrastruktur

Di sisi lain, Zamzami menyoroti pembangunan daerah yang menurutnya tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik.

Baca juga  Ferian Rebieyansyah Resmi Pimpin DPD KNPI Kabupaten Belitung Periode 2026–2029

Ia menilai pembangunan sumber daya manusia, khususnya pemuda, harus menjadi bagian penting dalam kebijakan pembangunan Bangka Belitung.

Zamzami menyebut jumlah pemuda usia 15-35 tahun di Bangka Belitung mencapai sekitar 490 ribu orang dari total sekitar 1,4 juta penduduk.

Jumlah tersebut, menurutnya, merupakan potensi besar yang harus mendapatkan perhatian serius melalui kebijakan dan anggaran daerah.

“Pembangunan pemuda tidak boleh berhenti pada seminar, seremonial, dan kegiatan yang selesai ketika acara ditutup. Jika anggaran kepemudaan hanya menghasilkan foto kegiatan dan laporan pertanggungjawaban, lalu apa dampak nyata yang dirasakan pemuda?” ujarnya.

Ia menegaskan, APBD seharusnya menjadi instrumen investasi untuk menciptakan lapangan kerja, melahirkan wirausaha muda, membangun kepemimpinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan pemuda.

KNPI Harus Jadi Mitra Strategis

Zamzami juga mendorong pemerintah daerah untuk menempatkan KNPI sebagai mitra strategis dalam pembangunan kepemudaan.

Menurutnya, KNPI tidak semestinya hanya dilibatkan sebagai pelengkap dalam kegiatan pemerintahan, tetapi harus diberikan ruang untuk ikut merumuskan program, mengonsolidasikan potensi pemuda, mengawal kebijakan serta mengevaluasi dampak anggaran.

“Pemerintah menyediakan kebijakan dan anggaran. KNPI mengonsolidasikan kekuatan pemuda. Dunia usaha membuka akses ekonomi. Perguruan tinggi menghadirkan inovasi,” katanya.

Ia menilai kolaborasi lintas sektor semakin penting bagi Bangka Belitung, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi setelah era pertambangan.

Pemuda, kata dia, harus diberikan ruang untuk tumbuh dan mengambil peran dalam sektor-sektor potensial seperti pertanian, perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif dan kewirausahaan.

“Di tengah tantangan ekonomi pascatambang, kita tidak boleh membiarkan pemuda hanya menjadi penonton perubahan. APBD harus membuka jalan bagi pemuda untuk tumbuh di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif dan kewirausahaan,” tegasnya.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Check Also
Close