BeritaDaerahDPRD BabelPangkalpinang

Dukung Pendidikan Dody Kusdian Minta Pemerintah dan Dunia Usaha Bersinergi

PANGKALPINANG, INLENS.id — Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, H. Dody Kusdian, menyoroti tiga persoalan utama dunia pendidikan di Babel dalam kegiatan reses. Mulai dari aspirasi pelajar, keterbatasan sarana prasarana, hingga lemahnya peran dunia usaha yang dinilai belum maksimal menyalurkan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) ke sektor pendidikan.Sabtu (12/9/26).

Dalam reses tersebut, Dody Kusdian menekankan tiga hal krusial yang membutuhkan perhatian serius pemerintah provinsi :

1. Aspirasi dan Fasilitas Kegiatan Pelajar.

Pelajar SMA dan SMK menyampaikan berbagai aspirasi terkait kegiatan mereka yang membutuhkan dukungan dan fasilitasi dari pemerintah provinsi agar dapat berjalan optimal.

2. Keterbatasan Sarana dan Anggaran.

Sarana dan prasarana pendidikan dinilai belum terpenuhi dengan baik. Terlebih lagi, anggaran APBD yang terus tergerus membuat alokasi untuk pendidikan menjadi semakin terbatas. Dody menegaskan bahwa anggaran perlu dialokasikan secara lebih optimal.

Baca juga  DPRD Babel Gelar Audiensi dengan Presidium, Bahas Upaya Islah Gubernur dan Wakil Gubernur

3. Peran Dunia Usaha dan Industri Belum Maksimal.

Ini menjadi sorotan paling tajam. Dody menilai bahwa dunia usaha dan industri belum turut andil secara signifikan dalam mendukung pendidikan, padahal sudah ada Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur kewajiban CSR/TJSL.

“Kita punya Perda terkait CSR yang mewajibkan dunia usaha mengalokasikan sebagian keuntungannya untuk pendidikan. Tapi kenyataannya, selama ini yang ada hanya gimmick-gimmick belaka. Belum terprogram, belum terencana, dan belum terukur dampaknya,” tegas Dody.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan