Mahasiswa PMM Unmuh Babel Kembangkan Agrowisata Indah Sawah Tebing, Dorong Pencegahan Kejahatan Berbasis Pemberdayaan

Bangka Barat, INLENS.id — Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung di Desa Tebing, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, menghadirkan terobosan melalui pengembangan Agrowisata Indah Sawah Tebing sebagai model pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dengan upaya pencegahan kejahatan berbasis sosial.
Program PMM ini tidak hanya berfokus pada penguatan ekonomi desa, tetapi juga diarahkan untuk membangun ruang sosial yang produktif dan aman. Melalui optimalisasi lahan persawahan menjadi destinasi wisata edukatif, mahasiswa bersama masyarakat menciptakan aktivitas positif yang melibatkan generasi muda, pelaku UMKM, hingga pengelola konten digital desa.
Berbagai kegiatan dilakukan selama PMM, mulai dari pendampingan pengelolaan wisata, pelatihan pemandu lokal, penguatan promosi digital, hingga edukasi hukum dan literasi sosial. Mahasiswa mendorong warga agar terlibat aktif dalam pengembangan potensi lokal secara berkelanjutan.
Secara konseptual, pendekatan ini sejalan dengan strategi social crime prevention atau pencegahan kejahatan melalui pembangunan sosial. Dengan terbukanya peluang usaha seperti jasa pemandu wisata, kuliner lokal, dan pengelolaan media promosi desa, masyarakat memiliki alternatif kegiatan yang produktif dan bernilai ekonomi, sehingga dapat meminimalisasi potensi perilaku menyimpang.
Selain berdampak ekonomi, pengembangan agrowisata juga memperkuat kontrol sosial informal. Interaksi yang intens antara masyarakat, pengunjung, dan pengelola menciptakan pengawasan alami (natural surveillance) di kawasan wisata. Ruang publik yang aktif dan ramai dinilai mampu menekan peluang terjadinya tindak kejahatan.
