
BANGKA, INLENS.id – Komitmen Lanal Babel mencegah terjadinya praktik penyelundupan timah ke luar negeri patut diacungi jempol.
Namun sayangnya, dari tiga kasus penyelundupan timah seberat 50 ton yang berhasil diungkap, keseluruhan barang buktinya tak bertuan. Tak ada satu pun tersangka dalam kasus penyelundupan tersebut.
Danlanal Babel Kolonel Laut (P) Ipul Saepul, mengatakan operasi pengungkapan kasus penyelundupan yang dilakukan pihaknya bisa dikatakan bocor.
Pasalnya, para pelaku sekaligus otak pelaku penyelundupan telah lebih dulu melarikan diri.
Bahkan sebagian tidak berada di lokasi temuan barang bukti timah selundupan
“Barang barang yang saya tangkap pasti mereka monitor dan melarikan diri mendahului ya. Karena tiga kali kita menangkap pelaku dan tersangkanya baik yang ada di kapal atau di pantai tidak ada,” kata Ipul saat menggelar konferensi pers di Balai Prajurit Mako Lanal Babel, Kamis (14/8/2025) kemarin.
Kendati demikian saat ini pihaknya tengah fokus melakukan proses hukum terhadap barang bukti 50 ton pasir timah. Sementara untuk dalang dan tersangkanya pihak Intel Lanal Babel akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Pasti pemilik itu tidak mengakui, kalau dia mengakui sama saja menyerahkan diri pasti mereka kabur la. Tapi kita fokus proses hukum barang bukti. Nanti untuk masalah tersangka tim intel saya yang akan melakukan penyelidikan,” pungkas Ipul.
Diberitakan sebelumnya, Lanal Babel berhasil menggagalkan penyelundupan 50 ton pasir timah ilegal yang rencananya bakal diselundupkan ke Malaysia.
Barang bukti 50 ton timah selundupan tersebut digagalkan Lanal Babel dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.




