BeritaDaerahPangkalpinangPemkot Pangkalpinang

135 Warga Pangkalpinang Terima KKS PKH dan Bantuan Sembako, Prof Udin Ingatkan Waspada Penipuan

“Penerima KKS harus masuk dalam desil yang ditentukan. Tetapi ada tambahan, bapak dan ibu tidak boleh terlibat judi online,” tegasnya.

Selain soal pemanfaatan bantuan, Wali Kota juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pemerintah, Kementerian Sosial, Dinas Sosial maupun pihak perbankan.

Ia meminta penerima bantuan tidak sembarangan memberikan nomor telepon, informasi rekening, PIN, kode OTP maupun data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.

“Nomor HP, nomor BNI, nomor tabungan jangan diberikan macam-macam melalui WhatsApp. Hati-hati terhadap penipuan yang mengaku dari Dinas Sosial maupun kementerian. Kita harus waspada terhadap pihak lain yang tidak dikenal,” katanya.

Peringatan tersebut disampaikan karena informasi terkait rekening dan data perbankan merupakan informasi penting yang harus dijaga oleh setiap penerima manfaat.

Baca juga  KONI Pangkalpinang Jadi Rujukan Studi Banding KONI Ogan Komering Ilir

Prof. Saparudin berharap bantuan sosial yang diberikan pemerintah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan membantu meringankan beban ekonomi keluarga penerima.

“Diharapkan yang mendapatkan bantuan ini bisa membantu perekonomian masyarakat Kota Pangkalpinang,” pungkasnya.

Penyerahan KKS secara simbolis tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan bantuan sosial dapat diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat.

Pemerintah Kota Pangkalpinang juga mendorong agar bantuan digunakan secara tepat sasaran, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga, pendidikan anak, kebutuhan lansia serta anggota keluarga yang membutuhkan perhatian khusus.

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan