BeritaDaerahJMSI BabelJurnalistik/PersPangkalpinang

JMSI Babel: Kami Menunggu Itikad Baik Kanwil Kementerian Hukum Babel Menyikapi Dugaan Ancaman Wartawan

“Saya tegaskan, pertemuan ini belum menjadi permintaan maaf terbuka. Hanya menjembatani keinginan Bapak Ismail untuk menyampaikan permohonan maafnya,” ujar Supri.

Ia menekankan bahwa permintaan maaf harus disampaikan secara terbuka di hadapan publik, tidak hanya kepada Dion secara pribadi, tetapi juga kepada organisasi tempat ia bernaung serta seluruh insan pers di Bangka Belitung.

“Persoalan ini bukan hanya menyangkut individu, melainkan juga martabat dan kehormatan profesi serta organisasi yang harus kita junjung tinggi bersama,” tambahnya.

Tunggu Langkah Tegas Kakanwil Kemenkum Babel
JMSI Babel berharap langkah ini menjadi titik awal pemulihan hubungan dan kesepahaman bersama. Organisasi ini menegaskan pentingnya menjamin kebebasan, keamanan, dan kenyamanan setiap jurnalis saat menjalankan tugas jurnalistik di wilayah Bangka Belitung.

“Kami menunggu itikad baik Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Babel selaku atasan langsung Saudara Ismail untuk menindaklanjuti peristiwa ini dengan langkah yang tepat,” tegas Supri.

Baca juga  3 Tahun Penembakan Tokoh Pers Rahimandani Tak Terungkap, Ketum JMSI: Ini Luka Demokrasi

Ke depannya, JMSI Babel akan terus memantau perkembangan kasus ini dan mendorong terwujudnya permintaan maaf yang layak serta tindakan penegakan disiplin sebagai bentuk tanggung jawab nyata atas peristiwa yang terjadi.

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan