BeritaDaerahPangkalpinangPemkot Pangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang Minta OPD Tak Puas Diri, Pelayanan Publik Jadi Taruhan Kepercayaan Warga

Dalam evaluasi tersebut, berbagai aspek menjadi perhatian, mulai dari standar pelayanan, kecepatan penyelesaian administrasi, efektivitas sistem pengaduan masyarakat, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan. Seluruh indikator tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya menciptakan birokrasi yang modern, responsif, dan akuntabel.

Didampingi Penjabat Sekretaris Daerah, Inspektur, Kepala Bagian Organisasi, serta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Wali Kota juga mengingatkan bahwa hasil evaluasi tidak boleh berhenti pada laporan atau dokumen formal semata.

“Evaluasi ini harus menjadi cermin bagi setiap OPD. Apa yang masih kurang harus segera diperbaiki, sementara yang sudah baik harus terus ditingkatkan. Jangan sampai evaluasi hanya menjadi kegiatan seremonial tanpa tindak lanjut yang nyata,” katanya.

Baca juga  Saparudin Dorong Kesadaran Zakat, BAZNAS Pangkalpinang Targetkan 500 Mustahik

Ia menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik menjadi salah satu indikator utama keberhasilan pemerintah daerah. Semakin baik pelayanan yang diberikan, semakin tinggi pula tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Di tengah tuntutan masyarakat yang terus berkembang, Pemerintah Kota Pangkalpinang terus melakukan berbagai terobosan melalui digitalisasi layanan, penyederhanaan birokrasi, serta peningkatan kapasitas aparatur sipil negara. Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat.

Melalui kegiatan pemantauan dan evaluasi ini, seluruh OPD diharapkan semakin terpacu untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat budaya kerja profesional, serta membangun pelayanan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan