BPOM Pangkalpinang Mulai Advokasi Keamanan Pangan 2026 di Bangka Tengah

BANGKA TENGAH, INLENS.id – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pangkalpinang menggelar rapat advokasi program keamanan pangan di Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (28/4/2026), di Ruang Rapat Besar Kantor Bupati Bangka Tengah.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Bangka Tengah, drg. Muhammad Anas Maruf, mengatakan pemerintah memiliki kewajiban untuk mewujudkan ketersediaan dan keterjangkauan pangan yang aman, bermutu, bergizi, serta seimbang bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, Bangka Tengah menjadi kabupaten pertama yang mengikuti advokasi program keamanan pangan oleh Balai BPOM Pangkalpinang. Melalui kegiatan ini, kita ingin memahami lebih jauh permasalahan keamanan pangan,” ujar Anas.
Ia menjelaskan, salah satu persoalan yang masih ditemukan adalah pada Makanan Bergizi Gratis (MBG), seperti adanya makanan basi, berulat, hingga kasus keracunan.
“Kondisi ini menunjukkan perlunya peran BPOM sebagai mitra pemerintah daerah, karena memiliki kewenangan dalam pengawasan keamanan pangan,” jelasnya.
Anas menambahkan, Balai BPOM Pangkalpinang selama ini aktif melakukan pemantauan, termasuk saat bulan Ramadan dengan melakukan pemeriksaan terhadap jajanan pedagang dan kantin sekolah.




