Belum Genap Sebulan, Wali Kota Saparudin Tepati Janji Politik: Serahkan Beasiswa untuk 1.041 Siswa Pangkalpinang

SD: 450 siswa @Rp 1.000.000,- (Total Rp 450 juta)
SMP: 268 siswa @Rp 1.250.000,- (Total Rp 335 juta)
Selain beasiswa, pemerintah kota juga menyalurkan bantuan perlengkapan belajar berupa tas, buku, alat tulis, dan kebutuhan sekolah lainnya kepada 718 siswa SD dan SMP, senilai Rp 172.840.000.
“Bantuan ini bukan sekadar perlengkapan belajar, tetapi pesan moral bahwa pemerintah hadir, melihat, dan berpihak kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan.
Wali Kota Saparudin menilai, pendidikan adalah “the great equalizer” — kekuatan yang mampu menyeimbangkan kehidupan dan membuka masa depan yang lebih baik.
“Hari ini kita menulis sejarah kecil dengan dampak besar. Pangkalpinang tidak hanya kota yang tumbuh, tapi kota yang tumbuh bersama. Pendidikan adalah jalan utama menuju kemajuan itu,” ungkapnya penuh semangat.
Program beasiswa ini juga menjadi bukti bahwa janji politik Wali Kota dan Wakil Wali Kota bukan sekadar wacana. Sebelumnya, Saparudin juga telah merealisasikan program pelatihan kerja bagi masyarakat sebagai bagian dari visi pemerintahan yang pro-rakyat, humanis, dan berorientasi hasil.
Sebagaimana kutipan bijak Nelson Mandela yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan:
“Education is the most powerful weapon which you can use to change the world.”
Kutipan ini sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Pangkalpinang: menjadikan pendidikan sebagai senjata utama dalam memutus rantai kemiskinan, meningkatkan kualitas hidup, dan menciptakan generasi emas masa depan.
