Dinda Rembulan: Perempuan dan UMKM Harus Jadi Motor Rekonsiliasi Sosial-Ekonomi Pasca Pilkada Ulang

Dinda juga menekankan bahwa program DPD RI akan terus diarahkan untuk memastikan UMKM perempuan tidak berjalan sendiri. Kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi perempuan, dan lembaga politik sangat diperlukan agar dampaknya terasa langsung di masyarakat.
“DPD RI hadir untuk memastikan perempuan Bangka Belitung menjadi agen perubahan, bukan hanya penggerak ekonomi rumah tangga, tetapi juga penguat fondasi ekonomi bangsa. Ini bagian dari strategi besar membangun rekonsiliasi sosial sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi daerah,” jelasnya.
Ia menutup dengan menegaskan komitmennya di DPD RI untuk mengawal isu-isu strategis terkait pemberdayaan perempuan dan UMKM agar semakin diperhatikan secara serius dalam kebijakan nasional maupun daerah.
FGD HUT ke-16 FPPI ini diikuti sekitar 100 peserta dari organisasi perempuan berbagai bidang, menjadi wadah strategis untuk memperkuat peran perempuan sebagai penyejuk, perekat sosial, sekaligus motor pembangunan di Bangka Belitung.
