
Ia menekankan bahwa DBD disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti, yang kerap berkembang biak di genangan air seperti kaleng bekas, ember, dan wadah lainnya.
“Pencegahan paling efektif bukan hanya dengan fogging, tetapi dengan membiasakan pola hidup bersih dan menjaga lingkungan. Jika tidak ada tempat berkembang biak, nyamuk tidak akan sempat bertelur dan menyebarkan penyakit,” jelas Fadlina.
Sementara itu, Camat Kundur Barat, Yusufian, mengapresiasi langkah PT Timah yang secara aktif mengambil bagian dalam edukasi kesehatan masyarakat. Ia menilai seminar ini sangat relevan, mengingat Kecamatan Kundur Barat pernah mencatat sejumlah kasus DBD dalam beberapa waktu terakhir.
“Program seperti ini sangat dibutuhkan. Selain meningkatkan kesadaran masyarakat, juga menunjukkan bahwa PT Timah terus berkontribusi nyata bagi masyarakat Kundur Barat,” tuturnya.
Program seminar kesehatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PT Timah dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Dengan sinergi antara perusahaan, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan penyebaran DBD dapat ditekan dan masyarakat semakin sadar pentingnya pola hidup sehat. (*)




