Bangka BelitungBeritaNasional

‎“Kemiskinan Turun, Tapi Bangka Belitung Naik Tipis – Ini Respons Tegas Prabowo!”


PANGKALPINANG, INLENS.id – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai tingkat kemiskinan nasional dan daerah. Secara nasional, persentase penduduk miskin pada Maret 2024 tercatat sebesar 9,03%, mengalami penurunan sebesar 0,33 persen poin dibandingkan Maret 2023. Jumlah penduduk miskin juga menurun menjadi 25,22 juta orang, berkurang sekitar 680 ribu orang dari tahun sebelumnya. Senin (26/05/2025)

‎Sementara itu, di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, persentase penduduk miskin pada Maret 2024 sebesar 4,55%, mengalami kenaikan tipis sebesar 0,03 persen poin dibandingkan Maret 2023. Meski demikian, angka ini tetap termasuk salah satu yang terendah secara nasional.

‎Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa data kemiskinan harus dilihat secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi persentase, tetapi juga kualitas hidup masyarakat.

‎“Kami ingin menegaskan bahwa kemiskinan bukan sekadar angka. Ada dimensi kesejahteraan yang lebih luas, seperti akses pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. Oleh karena itu, intervensi kebijakan harus semakin terarah dan menyentuh akar persoalan,” ujar Amalia.

‎Presiden Prabowo Subianto juga merespons data terbaru tersebut. Ia menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan langkah awal, tetapi perjuangan belum selesai.

‎“Kita tidak boleh cepat puas dengan capaian statistik. Tugas kita adalah memastikan setiap rakyat Indonesia, terutama anak-anak dari keluarga miskin, mendapatkan masa depan yang lebih baik,” tegas Presiden Prabowo dalam sebuah pernyataan di Istana Negara.

‎Ia menambahkan, pemerintah akan meluncurkan program sekolah berasrama untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu sebagai bagian dari strategi jangka panjang memutus rantai kemiskinan.

‎ “Kami ingin anak-anak dari keluarga miskin punya akses ke pendidikan berkualitas dan hidup yang layak. Ini bukan janji, tapi kewajiban negara,” ujar Prabowo.

‎Dengan tren penurunan kemiskinan secara nasional dan perhatian khusus pada daerah-daerah seperti Bangka Belitung, pemerintah berharap pembangunan ke depan akan semakin inklusif dan berdampak nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. (yak)

Baca juga  Pj Gubernur Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Menumbing

Related Articles