
Ia juga menyampaikan pesan khusus kepada para ustadz, ustadzah, dan orang tua agar terus membimbing anak-anak untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, peran keluarga dan guru sangat penting dalam membentuk karakter generasi Qur’ani.
“Saya mengingatkan kepada ustadz dan ustadzah serta orang tua, mari isi kebangkitan Islam dengan mendidik generasi muda yang cinta Al-Qur’an. Wahai para santri, jadilah insan yang hidup dalam cahaya Al-Qur’an. Jangan lupa salat lima waktu dan selalu sopan kepada yang lebih tua,” tambahnya.
Acara wisuda ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas capaian para santri, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antar keluarga santri dan pengurus yayasan. Diharapkan, momen ini akan memotivasi lebih banyak anak-anak untuk belajar Al-Qur’an sejak dini dan menumbuhkan semangat religius di tengah masyarakat.




