Kapolres Bangka Tengah Jadi Narasumber di 931 FM New Radio Koba, Kenalkan Diri dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Ia mengimbau generasi muda untuk memilih hiburan yang positif dan tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Saya himbau untuk adik-adik, apabila mencari hiburan, carilah hiburan yang positif supaya tidak merugikan diri dan orang lain. Dan untuk para orang tua, mohon untuk tetap mengawasi anak-anaknya. Jangan mudah memberikan izin keluar rumah tengah malam,” tegas Kapolres.
Selain itu, Kapolres juga merespons secara terbuka berbagai masukan dan kritikan dari masyarakat yang disampaikan melalui kolom komentar livestream selama siaran berlangsung.
“Apabila masyarakat melihat anggota Polres Bangka Tengah, saat berpakaian dinas atau di jam kerja, menggunakan motor yang tidak sesuai standar seperti kenalpot brong dan membuat resah, silakan direkam dan laporkan kepada kami. Kami akan menindak tegas. Kami juga mohon maaf apabila ada anggota kami yang bersikap seperti itu. Karena pada dasarnya, sebelum menegakkan hukum, kami harus lebih dahulu menjadi teladan: jujur, disiplin, taat, dan bersih. Polisi berasal dari masyarakat, dan masyarakat adalah bagian dari polisi,” ujar AKBP Bratasena.
Menjawab pertanyaan warga, Kapolres juga memberikan klarifikasi terkait penindakan kendaraan yang dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas.
Ia menjelaskan bahwa motor yang disita dibawa langsung oleh anggota karena saat ini Polres Bangka Tengah belum memiliki kendaraan dinas pengangkut khusus untuk keperluan tersebut.
“Kendaraan yang tidak sesuai dengan surat-surat akan kami amankan. Karena belum ada mobil pengangkut khusus, maka kendaraan tersebut dibawa langsung oleh anggota ke Satlantas,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta sebagai bentuk transparansi dan keterbukaan informasi publik yang terus didorong oleh jajaran Polres Bangka Tengah. (hendri)




