BeritaDaerahPangkalpinang

8 Bulan Kapal Tenggelam Dibiarkan, Aliansi Masyarakat Desak KSOP Pangkalbalam

PANGKALPINANG, INLENS.id – Aliansi Masyarakat Cinta Bangka Belitung (AMCB) melayangkan pernyataan sikap keras terkait pembiaran kapal kargo KM Lintas Armada Nusantara yang tenggelam di perairan Sungai Baturusa, alur masuk Pelabuhan Pangkalbalam, sejak 7 Juli 2024.

Dalam konferensi pers yang digelar pada 14 April 2025, AMCB menyoroti lambannya penanganan insiden tabrakan antara KM Lintas Armada Nusantara dan KM Sentosa 18 yang berujung pada tenggelamnya kapal tersebut.

“Kapal tenggelam KM Lintas Armada Nusantara sudah delapan bulan terabaikan sejak insiden tabrakan,” tegas perwakilan AMCB dalam pernyataan sikapnya.

Baca juga  KM Cahaya Abadi Tenggelam di Perairan Tanjung Beriga, Enam ABK dalam Proses Evakuasi

AMCB mendesak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam untuk serius menindaklanjuti penanganan insiden tersebut, termasuk mengungkap penyebab pasti tabrakan antara kedua kapal.

Lebih lanjut, AMCB menyoroti belum dilakukannya evakuasi menyeluruh terhadap kapal, baik muatan berupa pupuk kimia dan bahan-bahan lain yang berpotensi mencemari lingkungan perairan, maupun kerangka kapal yang tenggelam.

Mereka menilai KSOP Pangkalbalam sebagai pihak yang bertanggung jawab atas izin labuh kapal KM Lintas Armada Nusantara hingga terjadinya insiden, termasuk pihak terkait lainnya seperti agen pelayaran dan Pelindo.

1 2Laman berikutnya