
Dalam proses riset hingga melaksanakan babak eliminasi akhir di Universitas Pendidikan Indonesia, Rizal mengaku dibimbing secara penuh dan seluruh perlengkapan seperti akomodasi dan transportasi termasuk izin sekolah juga ditanggung oleh Pemali Boarding School.
“Mulai dari kameranya disediakan, setelah lolos babak awal dan melanjutkan tahap selanjutnya di UPI Bandung secara keseluruhan kami dibimbing dan diawasi oleh pengawas dan pihak sekolah termasuk kami juga diberikan kelonggaran belajar,” jelasnya.
Rizal juga menambahkan persaingan selama olimpiade sangat ketat sehingga ia sangat bangga tim nya diberikan apresiasi “Best Video” oleh Geosac 2025.
“Meskipun saat olimpiade tertulis dan geotrack nya tidak mendapat juara, tetapi saya bangga karena tim mampu bersaing dengan sekolah-sekolah diseluruh Indonesia dan berhasil mendapatkan apreasiasi kategori Best Video di Geosac 2025,” ujarnya.
Dirinya mengapresiasi PT Timah yang telah menghadirkan Program Pemali Boarding School dan mendukung para pelajar bisa mengembangkan bakat dan minat sehingga bisa mengukir prestasi.
“Terimakasih banyak PT Timah yang telah membantu sedari awal saya masuk kesini, saya selalu berusaha menunjukkan prestasi agar tidak sia-sia semua yang telah diberikan, semoga PT Timah terus memperhatikan anak-anak di sekitar operasional tambangnya agar sumber daya manusianya semakin berkualitas,” tambahnya. (*)




