BeritaPangkalpinang

KPK dan Kanwil Kemenag Babel Gelar Pelatihan Antikorupsi, Bangun Benteng Integritas di Lini Pelayanan Publik

Hal ini menegaskan bahwa pelatihan antikorupsi seperti PERINTIS bukan hanya relevan, tetapi juga sangat mendesak untuk diterapkan secara luas.

Menjadikan Kejujuran sebagai Aset Utama

Kepala Kanwil Kemenag Kepulauan Bangka Belitung, Masmuni Mahatma menyambut baik kerja sama dengan KPK dalam penyelenggaraan pelatihan ini.

Ia menegaskan bahwa PERINTIS adalah bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai kejujuran di lingkungan Kemenag, yang memiliki tanggung jawab besar dalam pembinaan moral masyarakat.

“Aset kejujuran itu penting karena merupakan jalan menuju surga. Maka dengan adanya PERINTIS ini, kita harus menjadikannya sebagai bagian dari budaya kerja yang baik. Kami juga membuka tangan untuk memperbaiki tatanan pemerintahan kita dengan KPK,” ujarnya.

Dalam pelatihan ini, KPK menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman, di antaranya Swasti Putri Mahatmi yang membahas Aktualisasi Integritas dan Pengetahuan Dasar Antikorupsi, M Indra Furqon dengan materi Delik Tindak Pidana Korupsi, Gratifikasi, dan Konflik Kepentingan, serta Sari Angraeni yang mengupas Biaya Sosial dan Dampak Korupsi.

Baca juga  Presiden Prabowo akan Lantik Pimpinan dan Dewas KPK Periode 2024-2029

Dari Pelatihan ke Aksi Nyata

Tidak berhenti di pelatihan, peserta diwajibkan menyusun rencana aksi antikorupsi yang akan diterapkan di lingkungan kerja masing-masing.

Harapannya, ilmu yang didapat tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga benar-benar terimplementasi dalam kebijakan dan tindakan nyata di kantor-kantor Kemenag di Kepulauan Bangka Belitung.

Melalui pelatihan seperti ini, KPK berupaya memastikan bahwa semangat antikorupsi tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga menjadi nilai yang hidup dan mengakar dalam birokrasi.

Dengan semakin banyak ASN yang berintegritas, diharapkan pelayanan publik yang bersih dan transparan bukan lagi sekadar harapan, tetapi kenyataan.

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles