HUT ke-22 Bangka Selatan, DPKAR Gelar Pameran Buku dan Arsip Sejarah

“Kami ingin generasi muda mengetahui bahwa perjalanan Bangka Selatan hingga menjadi kabupaten bukanlah hal yang instan. Ada banyak tokoh dan perjuangan yang patut dikenang,” tambah Sumadi.
Pameran ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, terutama pelajar dan mahasiswa yang ingin mengetahui lebih banyak tentang sejarah daerah mereka. Beberapa pengunjung mengaku sangat tertarik dengan koleksi buku serta arsip sejarah yang ditampilkan dalam pameran ini.
“Ini pengalaman yang luar biasa, karena kami bisa melihat langsung dokumen-dokumen sejarah yang selama ini hanya kami dengar dari cerita orang tua,” ujar Ardi, salah satu pengunjung pameran.
Sumadi berharap bahwa melalui pameran ini, budaya literasi di Bangka Selatan semakin berkembang, dan masyarakat semakin menghargai sejarah daerahnya.
“Pameran ini bukan hanya sekadar ajang membaca dan melihat dokumen sejarah, tetapi juga sebagai pengingat bahwa kita harus terus menjaga dan melestarikan warisan budaya serta literasi di Bangka Selatan,” pungkasnya.




