
BELITUNG, INLENS.id — Pemerintah Desa Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, mulai menyusun arah pembangunan tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) yang digelar di Kantor Desa Badau, Jumat (4/9/2026) malam. Forum ini tidak hanya membahas pembangunan fisik, tetapi juga menegaskan komitmen menghadirkan pembangunan yang lebih inklusif, partisipatif, dan berorientasi pada pemenuhan hak-hak dasar masyarakat.
Musrenbangdes yang dimulai pukul 19.30 WIB itu dihadiri Kepala Desa Badau beserta perangkat desa, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kepala UPT Puskesmas Badau, kepala sekolah TK, SD, dan SMP se-Desa Badau, LPM, RT/RW, TP PKK, tokoh adat, tokoh masyarakat, Karang Taruna, hingga Penggerak HAM Desa Badau.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) yang akan menjadi dasar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2027.
Prioritaskan Program yang Menyentuh Kebutuhan Warga
Dalam forum tersebut, peserta membahas berbagai usulan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dengan mempertimbangkan kebutuhan riil warga, pemerataan pembangunan, kemampuan anggaran desa, serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Beragam sektor menjadi perhatian, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Partisipasi masyarakat dalam menyampaikan usulan juga menjadi salah satu poin penting agar program yang disusun benar-benar mencerminkan kebutuhan warga di lapangan.




