Hidayat Arsani Buka Bakti Sosial HKG PKK, 500 Anak Dapat Layanan Khitan Gratis

PANGKALPINANG, INLENS.id – Sebanyak 500 anak dari keluarga kurang mampu mengikuti khitanan massal yang digelar Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan sosial yang dirangkai dengan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan bazar UMKM itu secara resmi dibuka Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, di Gedung Sekretariat TP PKK Babel, Kawasan Air Itam, Pangkalpinang, Senin (22/6/2026).
Mengusung tema “Sinergi Berbagi, Merajut Harmoni”, kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 yang bertujuan memperkuat ketahanan sosial masyarakat sekaligus mendukung pelaksanaan 10 Program Pokok PKK dan visi Indonesia Emas 2045.
Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat Arsani memberikan apresiasi kepada TP PKK Babel yang dinilai konsisten menghadirkan program-program sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TP PKK yang telah menginisiasi kegiatan mulia ini. Kegiatan khitanan massal, donor darah, cek kesehatan gratis, serta bazar UP2K PKK ini bukan hanya wujud kepedulian sosial, tetapi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat kita,” ujar Hidayat Arsani.
Gubernur juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi semata, melainkan juga dari sejauh mana pemerintah mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Sudah semestinya uang rakyat kembali ke rakyat. Oleh karena itu, ke depan kita akan terus memfokuskan program dan anggaran pada kegiatan-kegiatan yang langsung menyentuh serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ny. Noni Hidayat Arsani, menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial tahun ini mencakup khitanan massal untuk 500 anak, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, serta bazar Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang melibatkan kader PKK dan pelaku usaha lokal dari berbagai kabupaten dan kota di Bangka Belitung.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan membantu masyarakat kurang mampu, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi keluarga melalui promosi produk-produk unggulan daerah.




