BeritaDaerahPangkalpinangPolresta Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Salurkan ATENSI Kemensos untuk 249 Nelayan dan Lansia

PANGKALPINANG, INLENS.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang mulai menyalurkan bantuan dari program ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI), di kawasan Ketapang Kecamatan Pangkalbalam, Kamis (5/3/2026).

Penyerahan bantuan bagi 249 nelayan dan lansia l tersebut langsung diserahkan oleh Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin, dan Wakil Wali Kota, Dessy Ayutrisna, Sekda Kota Pangkalpinang, Kepala Dinas Sosial Pangkalpinang, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pangkalpinang dan seluruh Camat di Kota Pangkalpinang.

ATENSI ini sendiri adalah layanan bantuan terpadu yang berfokus pada pemulihan sosial, dan kemandirian penerima manfaat melalui pendekatan keluarga, komunitas, atau residensial.

Walikota Prof. Saparudin atau Prof. Udin menjelaskan, bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah melalui Kemensos terhadap kesejahteraan warga, khususnya kelompok rentan di Pangkalpinang.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban hidup para lansia dan penyandang disabilitas serta meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Pangkalpinang melalui program ATENSI ini. Proses penyaluran dilakukan langsung kepada penerima manfaat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Baca juga  Dandim Cup Race 2025 Sukses Digelar Tanpa Pungli, Dandim 04/013 Bangka Tegaskan Komitmen

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan berasal dari Kemensos RI dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya nelayan. Setiap paket bantuan memiliki nilai sekitar Rp1,3 juta.

Bantuan tersebut terdiri dari berbagai kebutuhan, mulai dari jaring nelayan, bahan makanan, beras, nutrisi hingga kebutuhan pokok lainnya seperti minyak goreng. Sementara, beberapa lansia diberikan bantuan dengan nilai bantuan per paket sekitar Rp1.300.000.

Menurut Prof. Udin, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat nelayan yang setiap tahunnya terdampak kondisi pasang tinggi sehingga tidak dapat melaut.

“Kita berharap bantuan sosial ini bisa membantu meringankan beban masyarakat, khususnya nelayan yang terdampak kondisi pasang tinggi setiap tahunnya,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat lebih dari 400 calon penerima bantuan yang diusulkan. Namun setelah dilakukan proses verifikasi, tahap pertama bantuan diberikan kepada 249 orang.

1 2Laman berikutnya

Related Articles