Dari Beasiswa hingga Rumah Layak Huni, TJSL PT TIMAH Jangkau 15.605 Masyarakat

PT TIMAH juga menjalankan program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak dan sehat. Program tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian perusahaan terhadap kualitas hidup masyarakat di wilayah operasional.
Salah satu penerima manfaat program TJSL PT TIMAH Maryati warga Belitung yang mendapatkan bantuan renovasi rumah mengaku sangat besyukur dengan adanya bantuan dari PT TIMAH.
“Dapur sudah roboh, kalau hujan takut tertimpa kayu dan seng, kalau angin kencang atau kami takut sekali dan hanya bisa berdoa untuk keselamatan. Karena hampir sebagain rumah sudah rusak,” ungkap Maryati beberapa waktu lalu.
Ia mengaku selama ini merasa khawatir setiap kali cuaca buruk datang, karena selain atap yang bocor, kondisi rumah juga berisiko membahayakan keselamatannya. Bahkan saat hujan, air kerap masuk hingga membuat kasur basah.
“Saya sering berdoa, siapa ya yang akan bantu kami untuk perbaiki rumah ini. Kalau mau perbaiki sendiri tidak mungkin. Karena sudah tua dan tidak punya biaya,
ujarnya.
Selain itu, manfaat program TJSL PT TIMAH juga dirasakan oleh Perkumpulan Masyarakat Nelayan Kelurahan Sawang, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.
Ketua Perkumpulan Masyarakat Nelayan Kelurahan Sawang, Jumari, mengatakan bantuan tersebut sangat membantu para nelayan, terutama di tengah kondisi hasil tangkapan yang tidak menentu.
“Alhamdulillah, bantuan dari PT TIMAH kami manfaatkan untuk membeli jaring bagi nelayan. Jaring yang dibeli disesuaikan dengan kebutuhan nelayan, yaitu untuk menangkap ikan biang dan ikan lome,” kata Jumari.
Dalam aspek pendidikan, salah satu siswa Pemali Boarding School PT TIMAH Ulfia Maharani mengatakan, program Pemali Boarding School yang dilaksanakan PT TIMAH sangat membantu mereka untuk menggapai cita-cita.
Ia berharap dukungan pendidikan dari PT TIMAH dan MIND ID dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak pelajar. Ulfia sendiri memiliki target melanjutkan pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan mengambil program studi Psikologi.
“Terima kasih PT TIMAH yang telah mendukung pendidikan saya dan bisa membantu meringankan beban orang tua saya. Ini kesempatan bagi saya untuk memberikan prestasi terbaik,” ucapnya. (*)




