
Dorong Penyelesaian Secara Dialogis
Kementerian HAM, kata Natalius, berkomitmen mendorong penyelesaian berbagai persoalan di Papua melalui pendekatan yang menyeluruh dan dialogis.
Ia menilai perdamaian yang berkelanjutan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur negara dan masyarakat.
Kolaborasi tersebut mencakup eksekutif, legislatif, yudikatif, TNI/Polri, serta tokoh-tokoh bangsa yang memiliki perhatian terhadap persoalan Papua.
Menurutnya, penyelesaian persoalan Papua juga harus didukung regulasi yang adil, penghentian diskriminasi, serta jaminan perlindungan terhadap hak asasi manusia.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memutus rantai ketidakadilan yang selama ini menjadi salah satu persoalan dalam dinamika Papua.
Dialog Jadi Jalan Perdamaian
Natalius menekankan perdamaian di Tanah Papua tidak dapat dibangun hanya melalui pendekatan keamanan.
Dialog dan penghormatan terhadap nilai kemanusiaan harus menjadi bagian penting dalam mencari solusi yang dapat diterima berbagai pihak.
“Kita harus terus mengutamakan jalan dialog demi merawat nilai kemanusiaan dan mewujudkan Tanah Papua yang aman, damai, serta bermartabat bagi seluruh warga negara,” ujarnya.
Ia berharap seluruh pihak dapat mengedepankan kepentingan masyarakat Papua serta menjaga nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap langkah penyelesaian persoalan.
Dengan pendekatan tersebut, pemerintah diharapkan mampu membangun kondisi Papua yang lebih aman, damai, berkeadilan, dan menghormati hak seluruh warga negara.



