Reses Ucok Oktahaber Warga Bukit Merapen Minta Sumur Bor, Isu Desil dan Zonasi Juga Menjadi Sorotan Reses Ucok Oktahaber Warga Bukit Merapen Minta Sumur Bor, Isu Desil dan Zonasi Juga Menjadi Sorotan

“Masalah desil ini kemungkinan ada kesalahan administrasi, baik dari pusat maupun data yang di lapangan. Banyak warga bertanya, jawabannya pun beragam. Bahkan di TikTok viral anak menteri keuangan desil 4, tukang becak desil 10. Ini menunjukkan kemungkinan ada kesalahan input data saat sensus karena petugas di lapangan ketakutan atau tidak teliti,” jelas Ucok.
Ia menegaskan bahwa permasalahan data desil ini akan dikembalikan ke pihak pusat untuk ditindaklanjuti.
Mengenai permohonan sumur bor untuk warga Bukit Merapen yang berada di dataran tinggi dan kesulitan air saat musim kemarau, Ucok menyebutkan kebutuhan ini sangat mendesak. Namun keterbatasan anggaran membuat realisasinya kemungkinan baru bisa diupayakan pada tahun 2027.
“Kebutuhan air bersih di dataran tinggi seperti Merapen sangat diperlukan, apalagi musim kemarau. Namun karena efisiensi dan keterbatasan anggaran, insya Allah kita kejar untuk 2027,” ungkapnya.
Ucok Oktahaber menegaskan bahwa tujuan utama reses adalah menyerap langsung kebutuhan masyarakat di lapangan. Aspirasi yang sudah ditampung akan dibawa ke tingkat provinsi untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing instansi.
“Itulah gunanya reses aspirasi masyarakat bisa kami tampung dan salurkan. Kami tidak membatasi jumlah usulan, namun juga harus realistis mengingat efisiensi anggaran pemerintah provinsi saat ini,” pungkas Ucok.




