24 Tahun Mengabdi, Lima Direktur: Akpol 2002 Jadi Kekuatan Baru di Polda Babel

Ia menggantikan Kombes Pol Nanang Haryono yang mendapat tugas baru sebagai Kapolresta Sleman.
4. Kombes Pol Rudi Saeful Hadi – Dirpolairud
Kombes Pol Rudi Saeful Hadi, S.I.K. menjadi alumni Akpol 2002 lainnya yang memegang posisi strategis di Polda Babel.
Sejak Januari 2026, Rudi dipercaya sebagai Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Kepulauan Bangka Belitung.
Sebelum bertugas di Babel, Rudi pernah dipercaya memimpin Polres Nagan Raya, Polda Aceh, kemudian menjabat Wakapolresta Cilacap, Polda Jawa Tengah.
Promosinya sebagai Dirpolairud Polda Babel juga diiringi kenaikan pangkat menjadi Kombes Pol dalam rangkaian mutasi akhir 2025.
Tanggung jawab yang diembannya tidak ringan. Sebagai pimpinan Direktorat Polairud, Rudi bertugas menjaga keamanan wilayah perairan dan udara Bangka Belitung.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah aktivitas pertambangan timah ilegal di wilayah perairan.
Rudi bahkan menegaskan agar jajarannya tidak terlibat maupun menjadi beking aktivitas tambang ilegal.
Selain penegakan hukum, ia juga menekankan disiplin personel, profesionalisme, kebersihan markas komando serta tanggung jawab moral anggota Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
5. Kombes Pol Didik Subiyakto – Dirpamobvit
Nama kelima adalah Kombes Pol Didik Subiyakto, S.H., M.M.
Alumni Akpol 2002 tersebut kini dipercaya sebagai Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Kepulauan Bangka Belitung.
Didik resmi dipromosikan dan menduduki jabatan tersebut berdasarkan telegram mutasi Kapolri pada akhir Agustus 2026.
Ia menggantikan Kombes Pol Wahid Kurniawan, S.I.K., M.M. yang mendapat tugas baru sebagai Dirsamapta Polda Jawa Barat.
Jabatan Dirpamobvit bukan posisi baru bagi Didik. Sebelumnya, ia merupakan Wadirpamobvit Polda Kepulauan Bangka Belitung. Ia juga pernah dipercaya sebagai Kapolres Belitung.
Dengan pengalaman tersebut, Didik kini mendapat tanggung jawab lebih besar untuk memastikan keamanan berbagai objek vital yang berada di wilayah hukum Polda Babel.
Satu Almamater, Lima Medan Pengabdian
Kehadiran lima alumni Akpol 2002 dalam jajaran direktur Polda Babel menjadi catatan menarik.
Pasalnya, dua puluh empat tahun lalu, mereka ditempa sebagai bagian dari satu generasi di Akademi Kepolisian. Kini, mereka kembali bertemu dalam satu organisasi, tetapi dengan tugas dan tantangan yang berbeda.
Ronald Sipayung berada di garis depan pemberantasan narkoba. Nuryono mengemban fungsi Samapta yang bersentuhan langsung dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dwi Agung Setiyono memasuki medan penegakan hukum tindak pidana khusus. Sementara Rudi Saeful Hadi bertanggung jawab menjaga keamanan wilayah perairan dan udara, termasuk menghadapi persoalan tambang ilegal di perairan Babel.
Adapun Didik Subiyakto mendapat amanah mengawal keamanan objek vital di wilayah Bangka Belitung.
Lima direktur, lima bidang tugas, namun bermuara pada satu tujuan menjaga keamanan, menegakkan hukum dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bangka Belitung.
Perjalanan kelima perwira tersebut sekaligus menunjukkan panjangnya proses pengabdian di tubuh Polri. Kesamaan almamater hanyalah titik awal.
Setelah lebih dari dua dekade, pengalaman, pendidikan, penugasan dan rekam jejak masing-masing akhirnya membawa mereka kembali bertemu di satu wilayah pengabdian: Polda Kepulauan Bangka Belitung.
(wahyu)




