Rugikan rakyat Babel,Yogi Maulana : Penyelundupan Adalah Musuh Negara!

PANGKALPINANG, INLENS.ID – Keberhasilan Satlap Tri Cakti menggagalkan dugaan penyelundupan hampir 15 ton bijih dan balok timah menuju Jakarta mendapat apresiasi dari Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yogi Maulana. Rabu (29/07/2026)
Politisi Partai Gerindra itu menilai pengungkapan kasus tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah dan aparat benar-benar serius memberantas praktik perdagangan timah ilegal yang selama ini merugikan negara.
“Keberhasilan menggagalkan pengiriman timah ilegal ini patut kita apresiasi. Ini menunjukkan pemerintah serius memberantas praktik penyelundupan yang selama ini merugikan negara,” ujar Yogi.
Menurutnya, tindakan cepat Satlap Tri Cakti juga menunjukkan komitmen aparat dalam mempersempit ruang gerak para pelaku yang selama ini diduga memanfaatkan berbagai celah untuk mengirim hasil tambang tanpa prosedur yang sah.
Yogi menegaskan, perdagangan timah ilegal bukan hanya mengurangi potensi pemasukan negara, tetapi juga merusak tata niaga mineral, menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat, hingga berdampak pada pelaku usaha pertambangan yang menjalankan aturan.
“Negara tidak boleh kalah dari praktik-praktik ilegal seperti ini. Penindakan harus dilakukan secara konsisten agar memberikan efek jera dan memperkuat kepercayaan masyarakat bahwa tidak ada toleransi terhadap aktivitas pertambangan maupun perdagangan mineral yang melanggar hukum,” tegasnya.
Ia berharap keberhasilan ini tidak berhenti pada satu pengungkapan saja, tetapi menjadi awal dari langkah berkelanjutan untuk memutus mata rantai perdagangan timah ilegal, mulai dari lokasi penambangan, tempat penampungan, hingga jalur distribusi keluar daerah.
Selain itu, Yogi juga mendorong seluruh instansi terkait terus memperkuat koordinasi dalam melakukan pengawasan terhadap lalu lintas komoditas timah. Dengan pengawasan yang semakin ketat, ia optimistis tata kelola pertambangan timah di Bangka Belitung akan semakin transparan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi daerah maupun negara.
