
Menurutnya, pengetahuan mengenai bahaya kebakaran penting diberikan sejak dini. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan mampu mengenali risiko serta mengambil tindakan secara cepat dan tepat ketika menghadapi kondisi darurat.
Salah satu santri, Rasyid, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi penanganan kebakaran memberikan pengalaman baru, terutama bagi para santri yang baru memasuki lingkungan pondok pesantren.
“Saya merasa senang dengan kegiatan ini. Apalagi saya baru masuk pesantren, jadi kegiatan pengenalan lingkungan ini cukup berkesan bagi saya dan teman-teman,” ungkapnya.
Ia mengaku sebelumnya belum memahami fungsi berbagai peralatan pemadam kebakaran. Setelah mengikuti kegiatan tersebut, dirinya mendapatkan pengetahuan mengenai alat pemadam api serta cara menggunakannya dengan benar dan aman.
“Selama ini saya belum mengetahui alat-alat pemadam beserta fungsinya. Sekarang saya jadi tahu. Kami juga diberikan penjelasan bagaimana cara memadamkan api dengan benar dan aman agar terhindar dari bahaya. Terima kasih untuk PT TIMAH,” tutupnya. (*)




