
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Sebelumnya saya sempat bingung memikirkan biaya membeli perlengkapan sekolah karena penghasilan tidak menentu. Kadang bekerja di laut, kadang di darat, sehingga pendapatan tidak selalu cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar Amir.
Ia mengatakan, meski biaya pendidikan di sekolah tidak dipungut biaya, kebutuhan lain seperti seragam, buku, alat tulis, dan perlengkapan belajar tetap membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
“Sebagai orang tua, saya memang ingin anak terus sekolah. Walaupun keadaan ekonomi terbatas, kami tetap berusaha agar cita-citanya bisa tercapai. Syukur sekarang tidak terlalu kesulitan lagi membeli perlengkapan sekolah,” katanya.
Menurut Amir, program bantuan dana pendidikan yang diberikan PT TIMAH memberikan harapan bagi keluarga kurang mampu yang memiliki anak-anak berprestasi agar tetap dapat mengenyam pendidikan. Ia berharap program serupa terus dilanjutkan karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga PT TIMAH semakin sukses dan terus memberikan bantuan yang tepat sasaran. Program seperti ini sangat membantu keluarga yang kurang mampu, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ucapnya. (*)




