Hidayat Arsani Warning ASN Babel: Disiplin Diperketat, Perjalanan Dinas Tak Boleh Asal Jalan

Salah satu langkah yang diterapkan Pemprov Babel adalah memperketat pengawasan perjalanan dinas. Hidayat menegaskan seluruh perjalanan dinas pejabat maupun staf harus mendapat izin terlebih dahulu dan benar-benar memiliki urgensi yang jelas.
“Jangan sampai perjalanan dinas hanya untuk mengantar berkas yang sebenarnya bisa dikirim melalui jasa ekspedisi. Anggaran harus digunakan secara bijak, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Meski demikian, ia memastikan program-program yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik tetap menjadi prioritas dan tidak boleh terganggu, seperti layanan kesehatan, penyuluhan pertanian, Samsat Keliling, serta berbagai layanan masyarakat lainnya.
Menurut Hidayat, kebijakan efisiensi yang diterapkan sejauh ini telah memberikan dampak positif terhadap kondisi keuangan daerah, termasuk kemampuan pemerintah dalam memenuhi berbagai kewajiban kepada pegawai seperti pembayaran gaji PPPK, PPPK paruh waktu, hingga Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ke-13.
Tak hanya soal disiplin dan anggaran, Hidayat juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kerja. Ia meminta seluruh perangkat daerah memperhatikan kebersihan kantor sebagai bagian dari budaya kerja yang mencerminkan profesionalisme aparatur.
“Kebersihan kantor harus menjadi perhatian bersama. Lingkungan kerja yang bersih akan menciptakan kenyamanan dan mencerminkan kualitas pelayanan pemerintah. Saya akan turun langsung melakukan sidak,” katanya.
Menutup arahannya, Hidayat mengajak seluruh ASN dan PPPK terus meningkatkan kompetensi, berinovasi, serta bekerja dengan sepenuh hati demi kemajuan Bangka Belitung.
Ia optimistis, dengan disiplin yang kuat, tata kelola pemerintahan yang baik, serta semangat pelayanan yang tinggi, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung mampu mewujudkan birokrasi yang profesional, responsif, akuntabel, dan semakin dipercaya masyarakat.




