BeritaDaerahDPRD BabelPangkalpinang

Wacana Perda Anti-LGBT Mengemuka, DPRD Babel: Belum Ada Pembahasan Serius

Meskipun belum masuk prioritas, Edi membuka kemungkinan untuk membahas isu ini di kemudian hari, asalkan ada desakan atau aspirasi yang kuat dan mengemuka dari masyarakat.

“Kalau emang ada desakan dari masyarakat yang mengemuka bener, siap. Pacak bae (bisa saja) kita geser perda-perda itu kalau dianggap memang sangat meresahkan dan urgen,” katanya.

Saat ini, meski di media sosial sering muncul pembahasan terkait penolakan LGBT, termasuk seruan di Medsos, Edi mengaku belum melihat adanya aspirasi formal yang masuk ke DPRD.

“Di medsos memang banyak, tapi yang formal masuk ke DPRD belum ada. Kalau ada aspirasi silakan masuk, kirim surat, kita dengar pendapatnya, nanti kita tampung,” ucapnya.

Baca juga  Komisi III DPRD Babel Pastikan Tidak Ada Kejanggalan di PT BBSJ

Edi juga mengutarakan pandangan pribadinya. Ia menegaskan tidak setuju dengan fenomena LGBT, namun menilai isu ini belum bisa dikategorikan sebagai hal yang sangat darurat untuk dijadikan perda saat ini.

“Terus terang saja, saya tidak setuju dengan LGBT. Tapi posisi hal ini ya memang belum sangat darurat. Ini kan fenomena yang kita menyayangkan, tapi untuk menjadikan ini kedaruratan kita juga tidak sembarangan,” pungkas Wakil Ketua DPRD Babel Edi Nasapta.

Sementara itu, hingga ada regulasi khusus, Edi menyebut penanganan isu ini masih diserahkan kepada peraturan yang berlaku serta peran tokoh agama dan masyarakat setempat.

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan