Bangka BaratBangka BelitungBeritaDaerahDPRD Babel

Elvi Diana: Perusahaan Asing Harus Pahami Karakter Lokal, Jangan Zalim ke Pekerja

“Bagi saya, Dinas Tenaga Kerja kita juga harus memperhatikan, dan saya meminta nanti kepada Dinas Perkebunan juga ini harus sering-sering turun kepada semua perkebunan sawit yang ada di seluruh Bangka Belitung,” tegasnya.

Elvi menyampaikan bahwa kurangnya monitoring, inspeksi, dan peringatan kepada perusahaan dari dinas terkait menyebabkan hak-hak karyawan terlewatkan.

Ia menegaskan bahwa pengawasan yang lebih baik sangat dibutuhkan dan berharap agar tidak terjadi tindakan sewenang-wenang yang menzalimi pekerja.

Mengenai penyelesaian konflik, Elvi menyampaikan kabar baik bahwa para karyawan yang bermasalah tidak jadi dimutasikan menjadi pekerja lepas atau harian.

Manajemen perusahaan akan segera mengajukan penyelesaian untuk 11 orang yang belum termasuk dalam keputusan tersebut.

Baca juga  RSBT Diduga Lalai, Bayi Meninggal: DPRD Babel Warning Keras, Ini Soal Nyawa

“Saya rasa akan terselesaikan lah. Mungkin mereka juga akan kembali lagi, ini kan hanya masalah waktu dan akan dibantu dikoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan di Kabupaten Bangka Barat,” kata Elvi.

Ia juga memperingatkan bahwa PT GSBL tidak boleh bertindak semena-mena. Menurutnya, kepemilikan perusahaan asing akan sangat gampang diberikan sanksi oleh Pemerintah Indonesia jika mereka melakukan hal-hal yang tidak baik terhadap tenaga kerjanya.

Selain itu, Elvi menegaskan bahwa penyelesaian harus didasarkan pada Undang-Undang Cipta Kerja yang terbaru, di mana kelalaian perusahaan dapat berimplikasi pidana.

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles