PWI Babel Desak Kapolda Tangkap Pelaku Pengeroyokan 3 Wartawan di Beltim

Pertemuan itu, sambung Kacak, dimaksudkan untuk klarifikasi terkait pemberitaan yang telah tayang sebelumnya.
‘ Saya (Lendra Agus Setiawan) bersama dua rekan, Herlambang dan Jasman, berangkat ke Manggar menggunakan mobil sekitar pukul 10.00 WIB. Kami tiba sekitar pukul 11.00 WIB,” ungkapnya.
Setibanya di Manggar, lanjutnya, kami diarahkan oleh Cahyono untuk bertemu di Kedai Kopi 1001 guna melakukan klarifikasi terkait kawasan hutan lindung yang berada di lokasi Tanjung Batu Burok, Desa Mengkubang, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur.
” Setelah wawancara selesai, Cahyono mengajak kami menuju lokasi kejadian pengeroyokan yang berada di kawasan lahan tambak udang.
Selanjutnya, di lokasi pertama, Cahyono menggunakan ponselnya untuk mengambil titik koordinat. Hasilnya menunjukkan bahwa lokasi tersebut berada di luar kawasan hutan.
“Kami kemudian berpindah ke titik lain, dan berdasarkan koordinat yang diambil, lokasi itu berada di dalam kawasan hutan. Cahyono mengakui bahwa lokasi tempat kami berdiri merupakan kawasan hutan.
Usai meninjau lokasi, kami berjalan kembali menuju mobil yang diparkir sekitar 300 meter dari titik tersebut. Namun tanpa diduga, kami sudah ditunggu oleh sekitar 30 orang. Di sana, kami mendapat intimidasi hingga akhirnya dikeroyok secara fisik oleh rombongan tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Belitung Timur, AKBP Feri Indra Dalimunthe mengatakan sudah akan segera mengecek laporan adanya pengeroyokan. ” Saya cek dulu,” jawabnya singkat. (red)




