Bangka BelitungBerita

DPD KNPI Babel Instruksikan Pemuda Kawal Ketat Pilkada Ulang Bangka dan Pangkalpinang

DPD KNPI Babel Instruksikan Pemuda Kawal Ketat Pilkada Ulang Bangka dan Pangkalpinang

‎PANGKALPINANG, INLENS.id – Menyikapi pelaksanaan Pilkada Ulang di Kabupaten Bangka dan Kota Pangkalpinang, Ketua DPD KNPI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zamzani, menyerukan peran aktif pemuda dalam mengawal jalannya demokrasi lokal yang bersih, adil, dan bermartabat. Dalam pernyataan tegas yang disampaikannya, ia menekankan bahwa pemuda tidak boleh menjadi penonton, tetapi harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan suara rakyat. Sabtu (28/06/2025)

‎“Saudaraku, pemuda Bangka dan Pangkalpinang. Hari ini, rakyat sedang menyaksikan kita. Apakah kita akan diam dan membiarkan Pilkada Ulang menjadi panggung jual beli suara? Ataukah kita berdiri lantang, tegas, dan berani untuk mengawal demokrasi yang sedang diuji?” seru Zamzani dalam pidatonya.

‎Zamzani menilai Pilkada Ulang bukan sekadar pengulangan teknis, melainkan koreksi moral dan momentum kebangkitan rakyat untuk memilih pemimpin yang setia, jujur, dan tidak berkhianat terhadap kepercayaan publik. Menurutnya, pemuda memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa proses demokrasi tidak dikorupsi oleh praktik politik uang, intimidasi, maupun janji kosong.

‎“Kita tidak butuh pemimpin yang pandai berjanji tapi mudah mengingkari. Kita butuh pemimpin yang berdiri bersama rakyat, bukan hanya saat kampanye, tapi sampai akhir masa jabatannya,” tegasnya.

‎Sebagai bentuk konkret komitmen organisasi terhadap pengawalan demokrasi, DPD KNPI Babel mengeluarkan instruksi kepada seluruh jajaran KNPI di Kabupaten Bangka dan Kota Pangkalpinang dengan poin-poin sebagai berikut:

‎1. Mengaktifkan Posko Pemuda Kawal Pilkada Ulang
‎Posko akan dibentuk di kecamatan-kecamatan strategis untuk pemantauan situasi lapangan, edukasi pemilih muda, serta menerima dan merespons laporan pelanggaran secara langsung.

‎2. Mendorong Partisipasi Pemilih Muda
‎Melalui kampanye non-partisan, KNPI mendorong pemilih pemula agar tidak apatis dan menolak segala bentuk politik transaksional.

‎3. Menjaga Netralitas Organisasi
‎Seluruh pengurus dan anggota KNPI ditekankan untuk tetap netral, menjunjung tinggi independensi organisasi, serta tidak terlibat dalam politik praktis.

‎4. Mengawasi Potensi Pelanggaran
‎Pembentukan Tim Pemuda Anti-Kecurangan untuk mengawasi, mencatat, dan melaporkan segala bentuk pelanggaran ke Bawaslu, media, dan publik secara terbuka dan akuntabel.

‎5. Membangun Koalisi Sipil Pro-Demokrasi
‎KNPI akan bersinergi dengan organisasi mahasiswa, LSM, komunitas, dan media lokal untuk memperkuat gerakan pemuda yang berintegritas dalam mengawal demokrasi.

‎6. Menjadi Penjaga Kondusivitas Daerah
‎Pemuda juga diimbau aktif mencegah penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan konflik horizontal selama masa kampanye dan hari pemungutan suara.

‎Di akhir arahannya, Ketua DPD KNPI Babel menegaskan bahwa masa depan demokrasi lokal sangat bergantung pada keberanian pemuda hari ini.

‎“Bangkitlah wahai pemuda! Jangan diam! Suara rakyat adalah nyawa demokrasi kita. Jika kita biarkan hari ini dikorupsi, maka masa depan hanya akan diwarisi oleh pengkhianat politik. KNPI bukan penonton, tapi pengawal perubahan!” pungkas Zamzani penuh semangat.

‎Dengan semangat nasionalisme dan tanggung jawab moral, KNPI Babel bertekad menjadikan Pilkada Ulang sebagai momentum lahirnya pemimpin yang benar-benar layak dipercaya rakyat.

Baca juga  Kajian KNPI Babel Pada Kecelakaan Tambang Pemali Dan Tata Niaga Timah Ilegal

Related Articles