BeritaNasional

TNI Bangun Pabrik Obat, BPOM Dukung, Pengamat Peringatkan: Jangan Jadi Pengusaha

Namun rencana ini dipertanyakan. Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira, menilai langkah TNI masuk ke bisnis obat adalah bentuk penyimpangan dari fungsi dasar militer.

“Ini sudah offside. Tugas TNI adalah menjaga pertahanan, bukan jadi pelaku bisnis farmasi,” tegas Bhima. Ia memperingatkan, keterlibatan TNI bisa mematikan peluang UMKM dan pelaku industri kecil yang selama ini bergantung pada sektor farmasi lokal.

Bhima juga menyebut, langkah ini membuka celah tumpang tindih peran negara: dari regulator, produsen, hingga distributor.

Baca juga  TNI Bergerak, Pangdam II/Sriwijaya Kawal Pembangunan Jembatan Kampung Dul

“Jika semua lini dikuasai negara lewat militer, apa kabar iklim usaha yang sehat? Apalagi kalau produksinya dijual ke publik. Ini berpotensi melanggar prinsip persaingan yang adil,” ujar dia.

Langkah TNI membangun pabrik obat menjadi sinyal bahwa militer mulai memperluas peran ke sektor sipil. Pertanyaannya: apakah ini solusi atas mahalnya harga obat, atau awal dari militerisasi sektor kesehatan?

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles