PKL Toboali Digusur, DPRD Basel Desak Pemkab Segera Bertindak
TOBOALI, INLENS.id – Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Toboali, Bangka Selatan (Basel), memicu perhatian publik. Kebijakan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Basel ini menuai sorotan dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan legislatif.
Anggota DPRD Basel, Suwandi, mengkritik langkah penertiban yang dinilai belum disertai solusi jelas bagi para PKL yang terdampak.
Menurut Suwandi, penataan kota memang penting, namun tidak boleh mengabaikan nasib para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya PKL yang selama ini menggantungkan hidup dari berdagang di kawasan tersebut.
“Pemkab Basel seharusnya menyiapkan tempat baru untuk PKL yang digusur kemarin. Sampai sekarang belum ada solusi konkret untuk mereka. Mereka jadi bingung harus jualan di mana,” ujar Suwandi saat dikonfirmasi, Minggu (3/5/2025).
Ia menilai bahwa penertiban sah-sah saja dilakukan dalam rangka menjaga ketertiban umum dan estetika kota. Namun, hal itu sebaiknya diimbangi dengan penyediaan lokasi alternatif yang layak, strategis, dan tetap menjamin keberlangsungan usaha para pedagang.




