
“Langkah ini diambil untuk menekan angka pengangguran dan menjaga agar perekonomian Babel tidak semakin terpuruk,” jelasnya.
Selain itu, Didit juga menyoroti banyaknya jabatan kepala dinas di Pemprov Babel yang masih dijabat Pelaksana Tugas (Plt). Hal ini, menurutnya, menghambat kinerja pemerintahan.
Oleh karena itu, Ia mendesak pihak eksekutif segera mengambil langkah nyata untuk diversifikasi ekonomi, terutama dengan mengembangkan sektor perikanan dan pertanian yang memiliki potensi besar.
Ia juga berpesan kepada Gubernur terpilih nantinya untuk merangkul seluruh elemen masyarakat dalam upaya membangun daerah secara bersama-sama.
“Babel membutuhkan kebersamaan dan gotong royong untuk mengatasi berbagai permasalahan ekonomi,” pungkas Didit.




